BRMP Bali Hadiri Panen Raya Padi di Klungkung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Klungkung, 17 Juli 2025 — Kepala Balai Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali, Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P., menghadiri kegiatan Gerakan Panen Raya Padi yang diselenggarakan oleh Kodim 1610/Klungkung di Subak Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Acara yang berlangsung pada Kamis (17/7) ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi lintas sektor guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Dandim 1610/Klungkung, Letkol Kav Sidik Pramono, S.Sos., M.M., M.Han., serta dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung (mewakili Bupati Klungkung), Kapolres Klungkung, Kapolsek Dawan, perwakilan Kejaksaan Negeri Klungkung, Dinas Pertanian Provinsi Bali, Camat Dawan, Danramil Dawan, Perbekel Gunaksa, serta para petani dari Subak Gunaksa.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung atas nama Bupati Klungkung, disampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Panen raya ini adalah bentuk sinergi yang luar biasa antara petani, pemerintah, dan TNI. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa gotong-royong dalam menjaga ketahanan pangan tidak hanya sebatas slogan, tetapi dapat diwujudkan secara nyata di lapangan,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim Letkol Kav Sidik Pramono menekankan pentingnya membangun ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan. “Lahan pertanian semakin sempit, perubahan iklim semakin terasa, dan kita masih sangat tergantung pada pupuk kimia. Oleh karena itu, kita perlu memperkuat sinergi dan melakukan inovasi untuk menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” tegasnya.
Kepala BRMP Bali, Dr. drh. I Made Rai Yasa, turut menyampaikan komitmen BRMP dalam mendukung upaya modernisasi pertanian melalui penerapan teknologi tepat guna serta penguatan kapasitas petani. Ia mengapresiasi semangat gotong-royong yang ditunjukkan seluruh elemen dalam menjaga ketahanan pangan di Pulau Bali. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat petani dapat terus terjaga dan ditingkatkan demi masa depan pertanian Bali yang tangguh dan berkelanjutan. (R)